Salah satu performa bisnis franchise yang selalu dipertanyakan oleh para franchisee sebeum membeli hak waralaba biasanya menyakngkut berapa lama bisnis tersebut bisa BEP(Break Event Point). point ini sangat wajar dipertanyakan, karena setiap pebisnis punya motivasi yang sama, yakni meraih untung.

Semua outlet franchise sangat mungkin untuk bisa meraih BEP secara cepat, tetapi ada beberapa tahapan dan persyaratan yang harus diperhatikan.

1. Tahap Pertama

Sebelum membeli franchise, pada tahap ini pelaku usaha harus mengamati beberapa hal. pertama bisnis yang dijalankan lyak tumbuh, disini, franchisee harus jeli melihat model atau induk bisnisnya. tidak jarang para pelaku usaha yang langsung memfranchise kan usahanya sebelum meraih BEP. karena itu sebuah bisnis harus berjalan sekitar 4-5 tahun sebelum di franchisekan.

2. Tahap Kedua

Tungguin outlet franchisornya seharian, hal ini untuk melihat bagaimana franchisor menjual produknya dan mengukur tingkat laku dan tidaknya produk yang dimiliki franchisor.  lihat juga trend nya selama 3 tahun, tahan atau tidak.

Setelah membeli franchise franchisee bisa melakukan upaya untuk mempercepat BEP, ada beberapa cara yang disarankan oleh Tung Desem Waringin(TDW) diantaranya marketing revolution.

Langkah pertama ini agar bisnis ramai diminati konsumen :

  • Unlimited Advanted(Nilai Tambah). Nilai tambah bisa berupa harga murah, parkir gratis dan juga hal-hal yang bisa membuat konsumen penasaran

  • Sensational Offer. tawaran yang lebih menggiurkan kepada konsumen untuk melakukan aksi pembelian. Sensational Offer ini menurtu Tung Desem Waringin ada tiga yakni hadiah, diskon dan limit.

  • Powerfull Promise Misal dengan memberikan garansi yang luar biasa.

Langkah Kedua Berikan penawaran yang konsumen tidak bisa menolaknya.

Langkah Ketiga copy writing yang harus mengena dengan target market. dan keempat gunakan 12 jurus yang cukup ampuh dan sangat mengena terhadap market yaitu press release publishity, reference, endhorshment, iklan utamakan dengan barter, direct sales, direct agent, direct mail, house benefersary, telemarketing, joint venture, canvasing/pameran, dan seminar.

Kunci dari mempercepat BEP ini terletak pada marketing, kontrol dan SDM, tiga hal ini menjadi satu kesatuan untuk mengukur SDM itu baik, bisa dilihat dari produtifitasnya yang harus terkait langsung dengan penghasilannya.

Jika produknya tidak mendukung, sistem marketing nya tidak jalan dan salesnya tidak punya passion, akan menjadi kendala bagi bisnis yang dijalankan untuk meraih BEP secara cepat.

 

 

Sumber :Be Entrepreneur Be Rich With Franchise